Belajar dan Berbagi Ilmu,Informasi,Software,Mp3,Picture,Dll

 

Balita 17 Bulan Derita HIV/AIDS di Pacitan

Balita 17 Bulan Derita HIV/AIDS di Pacitan

TRIBUNNEWS.COM, PACITAN -  Tim medis di Rumah Sakit Daerah (RSD) Pacitan, Jawa Timur mengindetifikasi seorang pasien balita berusia 17 bulan yang diduga (suspect) menderita penyakit menular mematikan HIV/AIDS.

"Hasil laboratorium sementara masih negatif, tim dokter yang menangani masih curiga karena balita itu menderita diare berhari-hari namun tidak kunjung sembuh. Gejala klinis lain menunjukkan ciri-ciri ODHA (orang dengan HIV/AIDS) baru," ungkap Kepala Tata Usaha RSD Pacitan Boedi Hartoyo, Jumat (18/5/2012).

Dijelaskan Boedi Hartoyo, balita asal Kecamatan Kebonagung yang identitasnya disembunyikan tersebut masuk RSD Pacitan sejak sekitar dua pekan lalu, tepatnya mulai 8 Mei 2012. Tim medis yang menangani kasus tersebut awalnya mengira balita berjenis kelamin laki-laki tersebut hanya menderita diare biasa.

Namun, setelah dirawat selama enam hari dan tidak kunjung ada perbaikan kesehatan. Dokter anak yang menangani mulai curiga. Serangkaian pemeriksaan awal kemudian dilakukan, baik tindakan medis maupun hasil interview terbatas dengan pihak keluarga si balita.

Hasilnya, setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan mengambil beberapa sampel darah serta air liur si balita, dokter mulai mencurigai kemungkinan adanya HIV/AIDS pada tubuh bayi.   Meski indikasi adanya potensi virus memastikan jenis HIV/AIDS  menguat, manajemen rumah sakit tidak serta merta mengisolasinya di ruang perawatan khusus.

Pertimbangan pihak rumah sakit karena dari tiga kali pemeriksaan laboratorium, seluruhnya dinyatakan negatif. Namun, bayi tersebut tetap dirujuk ke Rumah Sakit dr. Soedono Madiun untuk mendapatkan perawatan atas penyakit diare yang dideritanya.  

Meski demikian, pemeriksaan ulang darah dari bayi itu bakal dilakukan kembali tiga bulanmendatang. Hal itu dilakukan untuk memastikan dugaan pihak medis tentang terjangkitnya HIV/AIDS di dalam tubuh bayi laki-laki itu.

Selain itu, pihak rumah sakit juga ingin memeriksa orang tua bocah itu. "Sangat perlu diperiksa lagi dan di sini (RSD) sudah ada fasilitasnya," ujar Boedi.

Boedi menjelaskan, dalam kurun waktu Januari sampai medio Mei ini sudah ada tiga orang. Semuanya berjenis kelamin laki-laki, satu orang di antaranya bahkan diketahui telah meninggal dunia.   Mereka yang terjangkit penyakit mematikan tersebut rata-rata masih berada pada usia produktif, yakni 20--49 tahun.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) jumlah orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di kabupaten Pacitan sebanyak 49 orang.  Jumlah itu merupakan angka akumulasi penderita selama enam tahun, yaitu sejak 2005 hingga medio Mei 2012.

  • Penderita HIV di Lampung Selatan Meningkat
  • Bupati Lampung Selatan Bantah Halalkan Penggunaan…

Comments :

0 komentar to “Balita 17 Bulan Derita HIV/AIDS di Pacitan”

Poskan Komentar

Sering Dibaca

ping.sg - the community meta blog for singapore bloggers