Belajar dan Berbagi Ilmu,Informasi,Software,Mp3,Picture,Dll

 

Warga Perbatasan Sintang Merasa Kurang Diperhatikan Pemda

Warga Perbatasan Sintang Merasa Kurang Diperhatikan Pemda

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Edi Hendi

TRIBUNNEWS.COM, SINTANG - Sejumlah masyarakat Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) yang berada di daerah perbatasan dengan Malaysia meminta kepala Badan Pengelola Daerah Perbatasan (BPDP) Sintang yang baru saja dilantik agar lebih fokus memperhatikan serta memperjuangan pembangunan di daerah perbatasan.

Pembangunan itu di antaranya sarana prasarana pendidikan, kesehatan, maupun infrasrtuktur seperti jalan, jembatan dan penyediaan air bersih, yang selama ini masih sangat jauh dari harapan masyarakat.

Leju (40), satu di antara warga Nanga Bayan, Kecamatan Ketunggau Hulu, mengatakan, sejauh ini masyarakat perbatasan merasa kurang diperhatikan oleh pemerintah daerah maupun propinsi.

Ia mencontohkan, dari sekian daerah perbatasan yang ada di Kalbar, daerah perbatasan Kabupaten Sintang masih jauh tertinggal dari daerah-daerah lainnya, seperti Entikong (Kabupaten Sanggau) dan Aruk (Kabupaten Sambas). Keduanya mempunyai infrastruktur jalan yang memadai.

"Padahal, secara geografis, daerah kami tidak jauh perbeda dengan daerah-daerah lainnya," beber Leju, Jumat (18/5/2012).

Bahkan dirinya dan beberapa masyarakat lainnya selalu menyuarakan masalah ini kepada pemerintah setiap kali ada kesempatan, agar mendapat perhatian seperti daerah-daerah perbatasan lainnya.

"Kita tidak usah berbicara masalah lain dululah, cukup masalah infrastruknya, seperti jalan, jembatan, sekolah yang harus diperhatikan pemerintah," pungkas Leju.

Comments :

0 komentar to “Warga Perbatasan Sintang Merasa Kurang Diperhatikan Pemda”

Poskan Komentar

Sering Dibaca

ping.sg - the community meta blog for singapore bloggers