Belajar dan Berbagi Ilmu,Informasi,Software,Mp3,Picture,Dll

 

Pelarian Albert Terhenti Oleh Nenek 80 Tahun

Pelarian Albert Terhenti Oleh Nenek 80 Tahun

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Ardani Zuhri

TRIBUNNEWS.COM, MUARAENIM - Usai sudah pelarian residivis kambuhan, Albert (30), warga Kampung III, Desa Karang Rajan, Kecamatan Muaraenim. Setelah sempat buron selama dua pekan, tersangka penjambret kalung emas milik Sayuna (80) akhirnya ditangkap polisi, Minggu (6/5/2012).

Informasi yang berhasil dihimpun Sripoku.com, tersangka dibekuk pada malam hari, tidak jauh dari kediamannya. Bahkan petugas sempat dibuat repot karena tersangka ketika digerebek sempat berhasil meloloskan diri di kegelapan malam.

Namun ketika dilakukan penyisiran sekitar satu jam, akhirnya tersangka berhasil dihadang di jalan desa dan langsung dibekuk dan digiring ke Mapolres Muaraenim.

Menurut pengakuan Albert, ia mengakui perbuatannya. Dia nekat melakukan hal tersebut karena terpaksa didesak oleh kebutuhan sehari-hari.

Bahkan sebelumnya ia juga pernah terlibat aksi penganiayaan dan pencurian puluhan bebek. “Aku nekat pak, karena tak ada pilihan lain, sedangkan kebutuhan sehari-hari memerlukan uang, aku sendiri tak ada pekerjaan,” ungkap Albert dengan penuh penyesalan.

Ketika dikonfirmasi ke Kapolres Muaraenim AKBP Drs Budi Suryanto melalui Kasatreskrim Plh Iptu Bayu didampingi Kanit Pidum Ipda Robert, tersangka dari catatan Polres Muaraenim, diduga pernah terlibat dalam kasus penganiayaan dan pencurian bebek di desa setempat.

Terakhir tersangka terlibat aksi penjambretan kalung emas milik nenek-nenek di Desa Karang Raja, Kamis (26/4/2012) sekitar pukul 11.00. Hanya saja aksi penjambretan itu tidak membuahkan hasil sebab ketika menjambret kalungnya terlepas.

Saat itu, korban yang lagi santai duduk-duduk di teras rumah kemudian dihampiri tersangka yang berpura-pura menanyakan alamat.

Ketika lengah, tersangka langsung merampas kalung emas seberat dua suku yang melingkar di leher korban. Kemudian korban refleks, langsung menarik kerah baju tersangka sehingga kalung emas tersebut terlepas dan putus.

Kemudian, korban pun meneriaki tersangka jambret. Secepat kilat tersangka langsung kabur ke arah rekannya yang telah siap di atas sepeda motornya dan langsung tancap gas meninggalkan lokasi kejadian.

Beruntung pada saat itu, salah satu cucu lelaki korban yang masih duduk di bangku SMP mengenali tersangka berusaha meminta bantuan kepada warga desa lainnya. Meskipun telah dikejar warga dengan sepeda motor namun usaha tersebut tak membuahkan hasil.

Comments :

0 komentar to “Pelarian Albert Terhenti Oleh Nenek 80 Tahun”

Poskan Komentar

Sering Dibaca

ping.sg - the community meta blog for singapore bloggers